kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Pemerintah Kirim 11 Helikopter untuk Percepatan Penanganan Banjir di Sumatra


Sabtu, 29 November 2025 / 16:49 WIB
Pemerintah Kirim 11 Helikopter untuk Percepatan Penanganan Banjir di Sumatra
ILUSTRASI. Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng saat banjir bandang, Selasa (25/11/2025). Banjir melanda kabupaten Tapteng hingga saat ini.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mengirim 11 helikopter untuk percepatan penanganan bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. 

“Sampai dengan hari ini, pemerintah telah mengirimkan total 11 helikopter TNI dan Basarnas dari Jakarta ke lokasi daerah terdampak bencana,” tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya pada Sabtu (29/11/2025). 

Menurut Teddy, sebanyak 9 helikopter telah berada di lokasi sejak 26 November 2025. Helikopter tersebut secara simultan menjalankan operasi distribusi bantuan serta pemantauan dampak bencana.

“Sembilan helikopter sudah berada di lokasi sejak tanggal 26 November 2025 dan dua helikopter tambahan telah terbang ke Aceh dari Jakarta pagi ini,” katanya. 

Baca Juga: Banjir Sumatra, Ini Daftar Jalan yang Tidak Bisa Dilalui

Teddy menyebut, seluruh helikopter tersebut difokuskan untuk operasi distribusi logistik secara terus-menerus, terutama menuju daerah-daerah terdalam dan kawasan yang akses daratnya terputus. 

Seluruh operasi udara, menurutnya, dilakukan dengan mengutamakan faktor keselamatan dan kondisi cuaca sebagai pertimbangan utama.

“Helikopter-helikopter ini terbang di lokasi sekitar bencana untuk terus-menerus mendistribusikan logistik, terutama di daerah terdalam serta di daerah yang jalur daratnya terputus. Serta terus memperhatikan faktor cuaca sebagai pertimbangan utama dalam upaya penanganan bencana ini,” kata Teddy. 

Baca Juga: BNPB Laporkan Jumlah Korban Banjir Sumut : 116 Meninggal dan 42 Masih Hilang

Selanjutnya: Bulog Bakal Salurkan 1.245 Ton Beras untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatra

Menarik Dibaca: Hasil Syed Modi India International 2025, Satu Wakil Indonesia Melesat ke Final

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×