kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemerintah kerek target penerimaan pajak tahun 2021, ini fakor pendorongnya


Senin, 28 Desember 2020 / 11:48 WIB
Pemerintah kerek target penerimaan pajak tahun 2021, ini fakor pendorongnya
ILUSTRASI. Pesepeda melintas di depan tulisan Pajak Kuat Indonesia Maju di Jakarta Pusat, Sabtu (19/12/2020). Pemerintah kerek target penerimaan pajak tahun 2021, ini fakor pendorongnya.


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Setali tiga uang, hingga November 2020 realisasi penerimaan PPh migas sebesar Rp 29,16 triliun atau setara 91,54% dari target akhir tahun. Pencapaian tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan PPh non-migas yang baru 77,14% dari target atau realisasi PPN&PPnBM di posisi  74,63% dari target.

“Jadi memang untuk tahun depan kita proyeksikan akan tetap baik dari sisi penerimaan pajaknya (PPh migas),” kata Yoga kepada Kontan.co.id, Senin (28/12).

Di sisi lain, Yoga bilang untuk PPN & PPnBM juga yakini akan meningkat dibandingkan dengan tahun ini, walaupun masih terbatas. “Pemulihan ekonomi sebagai dampak  dilakukannya vaksinasi Covid-19 tahun depan, akan mendorong perbaikan penerimaan PPN,” kata Yoga.

Selanjutnya: Kabar baik! Penerimaan CPNS 2021 segera dibuka, ini formasi yang dibutuhkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×