kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah janji komoditas pangan lokal tidak terganggu


Kamis, 20 Januari 2011 / 16:01 WIB


Reporter: Hans Henricus |

JAKARTA. Pemerintah berjanji pembebasan tarif bea masuk komoditas pangan tidak mengganggu harga dalam negeri. Sebab, pemerintah hanya mengimpor sesuai kebutuhan.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan tidak akan ada produk komoditas pangan yang bakal membanjiri pasar dalam negeri. Dia memberi contoh, impor beras saat ini sudah bebas bea masuk, tapi pemerintah hanya mengimpor sesuai kebutuhan dalam negeri.

Selain itu, harga komoditas pangan dunia saat ini memang sedang tinggi. "Harga di luar sudah tinggi, jadi tidak harus khawatir bahwa itu akan menurunkan harga dalam negeri," ujar Mari sebelum sidang kabinet paripurna di kantor Presiden, Kamis (20/1).

Menurutnya, pemerintah memiliki instrumen untuk mengantisipasi jika komoditas pangan turun. Salah satunya, Bulog bertanggung jawab membeli beras dari petani saat harga turun.

Lalu, pemerintah juga memberikan bantuan khusus benih, pupuk, dan pengadaan mesin pengering padi. "Jadi, banyak langkah-langkah yang dilakukan untuk membantu petani," imbuhnya.

Mari menambahkan, tim tarif pemerintah sudah menentukan komoditas pangan yang bebas bea masuk impor. Selanjutnya, menunggu terbitnya peraturan Menteri Keuangan.

Rencananya, Menteri Koordinator Perekonomian menggelar rapat koordinasi untuk mengesahkan 30 komoditas pangan yang beas bea masuk itu. Pertemuan itu digelar Kamis (20/1) sore ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×