kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pemerintah belum putuskan kenaikan harga elpiji


Senin, 06 September 2010 / 13:35 WIB
Pemerintah belum putuskan kenaikan harga elpiji


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Hingga hari ini, pemerintah belum memutuskan kenaikan harga elpiji untuk ukuran tabung 3 kilogram (kg). Padahal, sebelumnya, pemerintah berjanji akan segera menuntaskan disparitas harga elpiji antara tabung 3 kg dengan 12 kg yang selama ini dianggap menjadi biang kerok terjadinya ledakan elpiji.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa berdalih, pemerintah memilih melakukan sosialisasi penggunaan elpiji secara aman terlebih dahulu ketimbang menaikkan harga. "Pemerintah menginginkan yang penting harus aman dulu," kata Hatta sebelum mengikuti rapat mengenai mengenai elpiji di kantor wapres, Senin (6/9).

Dia berharap elpiji berukuran 3kg yang digunakan masyarakat sebagian pengganti minyak tanah dalam program pemerintah konversi gas, tidak menguatirkan masyarakat. Maklum, selama ini banyak kasus ledakan akibat penggunaan tabung elpiji yang salah.

Sebelumnya, pemerintah berniat menghilangkan disparitas harga elpiji. Sebab, perbedaan harga itu dianggap memicu terjadinya penyuntikan isi ulang elpiji ilegal yang memicu terjadinya ledakan. Sebagai kompensasi, pemerintah akan menyalurkan subsidi kepada masyakarat atas kenaikan harga elpiji ukuran 3 kg itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×