kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.863   17,00   0,10%
  • IDX 8.857   -79,36   -0,89%
  • KOMPAS100 1.222   -6,95   -0,57%
  • LQ45 863   -4,58   -0,53%
  • ISSI 323   -1,14   -0,35%
  • IDX30 439   -0,42   -0,10%
  • IDXHIDIV20 518   0,71   0,14%
  • IDX80 136   -0,77   -0,56%
  • IDXV30 144   -0,10   -0,07%
  • IDXQ30 141   0,49   0,35%

Pemerintah belum putuskan kenaikan harga elpiji


Senin, 06 September 2010 / 13:35 WIB
Pemerintah belum putuskan kenaikan harga elpiji


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Hingga hari ini, pemerintah belum memutuskan kenaikan harga elpiji untuk ukuran tabung 3 kilogram (kg). Padahal, sebelumnya, pemerintah berjanji akan segera menuntaskan disparitas harga elpiji antara tabung 3 kg dengan 12 kg yang selama ini dianggap menjadi biang kerok terjadinya ledakan elpiji.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa berdalih, pemerintah memilih melakukan sosialisasi penggunaan elpiji secara aman terlebih dahulu ketimbang menaikkan harga. "Pemerintah menginginkan yang penting harus aman dulu," kata Hatta sebelum mengikuti rapat mengenai mengenai elpiji di kantor wapres, Senin (6/9).

Dia berharap elpiji berukuran 3kg yang digunakan masyarakat sebagian pengganti minyak tanah dalam program pemerintah konversi gas, tidak menguatirkan masyarakat. Maklum, selama ini banyak kasus ledakan akibat penggunaan tabung elpiji yang salah.

Sebelumnya, pemerintah berniat menghilangkan disparitas harga elpiji. Sebab, perbedaan harga itu dianggap memicu terjadinya penyuntikan isi ulang elpiji ilegal yang memicu terjadinya ledakan. Sebagai kompensasi, pemerintah akan menyalurkan subsidi kepada masyakarat atas kenaikan harga elpiji ukuran 3 kg itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×