kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hatta klarifikasi masalah kenaikan elpiji 3 kg


Selasa, 24 Agustus 2010 / 20:45 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pemerintah menilai berita tentang rencana kenaikan elpiji 3 Kg seolah-olah sudah menjadi keputusan. Padahal menurut Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan rencana itu merupakan bagian dari berbagai opsi yang belum diputuskan lantaran masih dibahas.

Menurut Hatta, berbagai opsi untuk menghindari terjadinya disparitas harga antara elpiji 3 Kg dan elpiij 12 Kg hingga kini masih dipikirkan secara mendalam. Sebab, tidak hanya menyangkut menghilangkan disparitas harga semata, tapi juga tidak membebani masyarakat pengguna elpiji 3 Kg. "Jadi kalau ada berita-berita yang mengatakan pemerintah hanya bisa menaikkan saja, itu tidak betul," kata Hatta usai sidang kabinet paripurna di kantor Kepresidenan, Selasa (24/8).

Hatta mengatakan, pemerintah menjamin opsi apa pun yang diambil untuk menghapus disparitas harga tidak akan memberikan beban tambahan kepada konsumen pengguna elpiji 3 Kg. Sebab, kata Hatta, sejatinya elpiji 3 Kg adalah program nasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak tanah.

Hatta juga menambahkan, saat ini pemerintah terus menggulirkan sosialisasi door to door melalui media. Selain itu setiap tabung elpiji akan dipasang stiker. Isinya, cara penggunaan, mencegah terjadinya ledakan, serta apa yang harus dilakukan jika terjadi tanda-tanda kebocoran.

PT. Pertamina juga terus melakukan pengawasan terhadap tabung elpiji 3 Kg dan komponennya seperti selang, regulator, katup tabung, dan karet di dalam katup. "Sampai saat ini sudah dilakukan penarikan 2 juta tabung yang harus dilakukan penggantian oleh Pertamina," terang politikus Partai Amanat Nasional itu.

Selain itu, polisi juga terus menindak para pelaku pengoplosan elpiji. "Telah disita banyak sekali di Surabaya, Jakarta dan Manado," imbuh Hatta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×