kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Pembentukan superholding BUMN masih dalam tahap pembahasan


Selasa, 16 April 2019 / 18:33 WIB


Reporter: | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah membentuk superholding badan usaha milik negara (BUMN) masih dalam tahap pembahasan. Saat ini pemerintah tengah berfokus membentuk holding sejumlah BUMN.

"Superholding belum nanti dibicarakan dengan presiden," ujar Menteri BUMN Rini Soemarno usai mendampingi Presiden Joko Widodo membuka Halal Park, Selasa (16/4).

Belum ada tenggat waktu pembentukan superholding BUMN tersebut. Rini bilang, ini akan memakan waktu dan tidak bisa selesai dengan cepat. Meski ada tim yang merancang draf peraturan pemerintah (PP) terkait holding, pemerintah juga tetap melakukan peninjauan secara komprehensif.

"Semuanya itu masih dilihat, masih dibicarakan positif negatifnya," terang Rini.

Terdapat sejumlah rencana holding yang masih digodok pemerintah saat ini. Antara lain holding penerbangan, holding perbankan, holding asuransi, holding konstruksi, dan holding pembangunan perumahan dan kawasan (PPK).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×