kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pelaku usaha dukung renegosiasi FTA


Rabu, 11 Juli 2012 / 15:45 WIB
Gabung John Wick: Chapter 4, Hiroyuki Sanada aktor Mortal Kombat & Army of the Dead akan akting bersama Keanu Reeves.


Sumber: KONTAN MINGGUAN 41 XVI 2012, Laporan Utama5 | Editor: Imanuel Alexander

Pelaku usaha jelas mendukung rencana pemerintah mengkaji ulang IJEPA dan ACFTA. Natsir Mansyur, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan, Distribusi, dan Logistik, bilang, sejak IJEPA berlaku 2008 lalu, industri di Tanah Air tidak pernah diuntungkan.

Dalam proses negosiasi kelak, Natsir berharap, Indonesia dan Jepang melahirkan keputusan yang tidak menguntungkan kelompok usaha tertentu saja. Sebab, selama ini produk otomotif yang diimpor dari Jepang oleh importir produsen di Indonesia, mendapat fasilitas pajak bea masuk sampai 0%.

Sedang produk otomotif yang sama didatangkan oleh importir umum kena bea masuk sampai 40%. Akibatnya, importir umum kalah bersaing dengan importir produsen. “Perjanjian bilateral ini harusnya tidak membedakan pelaku usaha. Semua harus memanfaatkan IJEPA tanpa ada perbedaan,” tegas Natsir.

Ali Soebroto, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel), juga setuju dengan langkah pemerintah mengkaji ulang ACFTA. Habis, produk elektronik buatan China membanjiri pasar lokal akibat perjanjian itu yang memberlakukan bea masuk hingga 0%. Walhasil, impor produk elektronik China dengan leluasa masuk ke pasar elektronik domestik.

Kondisi itu diperparah belum adanya tameng pelindung nontarif dari pemerintah kita. Misalnya, safe guard atau bea masuk antidumping. “Penerapan ACFTA membuat industri di dalam negeri tidak bisa lahir ataupun tumbuh,” kata Ali.

Sutiono Gunadi, pengurus Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), juga mendukung upaya pemerintah itu. “Jangan sampai ACFTA membuka peluang China untuk buka cabang pemasaran komputer di sini,” pesan dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×