kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pasca tsunami, jemaat Mentawai tetap misa


Minggu, 31 Oktober 2010 / 20:58 WIB
ILUSTRASI. Tahap pemblokiran registrasi ponsel prabayar NIK-KK


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Edy Can

SIKAKAP. Jemaat Gereja Katolik Assumta Mentawai tetap melakukan misa pasca bencana Senin (25/10) lalu. Ibadah berjalan khidmat meski dalam suasana duka.

"Cuma ibadah tertunda. Biasanya pagi sekarang kami lakukan sore hari," kata M. Silaen, salah seorang jemaah di Sikakap, Minggu (31/10).

Silaen mengungkapkan, ibadah hanya diikuti oleh sebagian besar jemaat. Menurutnya, jemaat dari Desa Purowrogat, Muntei, Lakau, Limau Sua, Suraaban dan Desa Taparaboat, Kecamatan Pagai Selatan tidak bisa ikut serta. "Sebagian ibadah di tempat pengungsian," katanya.

Ibadah kali ini merupakan yang pertama sejak tsunami dan gempa terjadi, Senin lalu. Dia mengatakan kondisi gereja di Pagai Selatan dan Pagai Utara dalam kondisi rusak berat. "Di Pagai Selatan banyak gereja yang hancur. Ada delapan gereja yang rusak," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×