kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pasar tradisional di Jatim mulai beraktifitas lagi


Senin, 17 Februari 2014 / 18:29 WIB
ILUSTRASI. Kawasan properti Adhi City Sentul yang dikembangkan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP).


Reporter: Handoyo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pasar tradisional yang letaknya berdekatan dengan lokasi letusan gunung Kelud masih aman. Berdasarkan hasil identifikasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) beberapa pasar yang berada di Jawa Timur, Yogyakarta dan Jawa Tengah tidak ada yang mengalami kerusakan.

Muhammad Luthfi Menteri Perdagangan mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan lembaga atau instansi terkait guna mendukung kelancaran logistik bahan pangan pokok. "Kami telah menugaskan staf ke lapangan untuk mengetahui lebih jauh apa yang bisa dibantu kepada pedagang pasar tradisional," kata Luthfi, Senin (17/2).

Mengutip data Kemendag, sejumlah pasar di dekat lokasi letusan gunung Kelud seperti di Kediri (pasar Setono Betek, pasar Bandar dan pasar Pahing), kota Blitar (pasar Sutojayan dan pasar Wlingi) dan kota Malang (pasar Dinoyo, pasar Blimbing, pasar Tawangmangu, pasar Oro-oro Dowo dan pasar Klojan) kondisinya sudah dibersihkan dan bisa beraktifitas kembali.

Kondisi yang sama juga terjadi di pasar yang berada di Yogyakarta dan Jawa Tengah, seperti di Gunung Kidul, Sleman, Bantul, Kulonprogo, kota Yogyakarta, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Sragen kota Surakarta, Magelang Boyolali dan Karanganyar juga sudah mulai beroperasi meski pembelinya masih sedikit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×