kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Para Ekonom Proyeksi BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,5% di Juni 2025


Selasa, 17 Juni 2025 / 04:35 WIB
Para Ekonom Proyeksi BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,5% di Juni 2025
ILUSTRASI. Para ekonom memproyeksi, BI akan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,5% pada gelaran RDG pekan ini


Reporter: Indra Khairuman | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) diproyeksi mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 5,5% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Juni 2024. Namun, ada peluang BI pangkas suku bunga acuan di kuartal III-2025.

Keputusan BI terkait suku bunga acuan dipengaruhi oleh situasi ekonomi dimestik, volatilitas nilai tukar rupiah, serta faktor luar yang bisa berdampak pada kestabilan pasar.

Banjaran Surya Indrastomo, Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI) mengatakan bahwa BI akan tetap mempertahankan suku bunga di angka 5,5% dalam rapat yang akan berlangsung pada Selasa (17/6) hingga Rabu (18/6).

“Ruang pelonggaran kebijakan moneter sudah sebagian dimanfaatkan oleh BI setelah melakukan pemangkasan sebesar 25 bps di bulan sebelumnya di saat rupiah bergerak menguat dan tensi dagang AS-Tiongkok mereda,” ujar Banjaran kepada Kontan.co.id, Senin (16/6).

Baca Juga: Bank Indonesia (BI) Terus Memperluas Kerjasama QRIS Lintas Negara

Banjaran menambahkan, BI akan terus memantau volatilitas nilai tukar rupiah dan menunggu adanya pergerakan inflow yang lebih stabil sebelum memutuskna untuk menurunkan suku bunganya kembali.

Sementara itu, Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata mengungkapkan, BI tetap mempertahankan suku bunga di angka 5,50% dengan menekankan bahwa BI akan memfokuskan pada transmisi suku bunga kebijakan terhadap suku bunga pinjaman bank untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

“Kami masih melihat ruang bagi BI untuk menerapkan pemangkasan suku bunga kebijakan lebih lanjut, didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang melemah, inflasi yang terkendali, potensi pemangkasan suku bunga oleh The Fed, dan sektor eksternal Indonesia yang relatif kuat,” ujar Josua kepada Kontan.co.id, Senin (16/6).

Josua memprediksi bahwa BI akan menurunkan suku bunga sebesar 25 bps pada kuartal III-2025, sehingga suku bunga kebijakan menjadi 5,25%, dan akan dipertahankan pada angka tersebut sampai akhir tahun 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×