kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.988.000   -4.000   -0,13%
  • USD/IDR 17.017   7,00   0,04%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Pantau Harga Bapok Jelang Lebaran 2026, Wamendag Sidak Pasar Mayestik


Selasa, 17 Maret 2026 / 16:26 WIB
Pantau Harga Bapok Jelang Lebaran 2026, Wamendag Sidak Pasar Mayestik
ILUSTRASI. Wamendag RI pantau langsung harga bapok di Pasar Mayestik. Minyakita terpantau HET, tapi harga komoditas ini melambung tinggi (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia terus memperkuat pengawasan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 guna menjaga stabilitas pasar dan daya beli masyarakat.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, melakukan kunjungan langsung ke Pasar Mayestik pada Selasa (17/3/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau kondisi harga serta memastikan ketersediaan bapok menjelang Lebaran.

Peninjauan ini dilakukan bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Badan Pangan Nasional sebagai bagian dari sinergi lintas instansi dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan pasokan tetap aman.

Baca Juga: Wapres Gibran Tinjau Kesiapan Arus Mudik di Jasa Marga Toll Road Command Centre

"Menjelang Hari Raya Idulfitri, permintaan masyarakat terhadap komoditas bapok cenderung meningkat. Oleh karena itu, kami terus memantau harga dan pasokan di lapangan agar tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi," ujar Dyah Roro dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Roro menegaskan bahwa salah satu komoditas yang menjadi fokus pengawasan pemerintah adalah Minyakita. Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Mayestik, pasokan Minyakita yang disalurkan oleh Perum BULOG terpantau tersedia dengan harga Rp15.700 per liter, sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Pemerintah juga memperkuat pengawasan distribusi Minyakita melalui kerja sama dengan BUMN Pangan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.

Selain itu, hasil pemantauan menunjukkan harga berbagai komoditas bapok di Pasar Mayestik relatif bervariasi. Harga beras premium tercatat Rp16.000 per kilogram, gula pasir kemasan Rp18.000 per kilogram, dan minyak goreng kemasan premium Rp21.000 per liter.

Baca Juga: Musim Kemarau Lebih Dini, BI Waspadai Inflasi Volatile Food Bertahan Meningkat

Untuk komoditas protein, harga daging sapi berada di kisaran Rp140.000–Rp160.000 per kilogram, daging ayam ras Rp45.000 per kilogram, serta telur ayam ras Rp32.000 per kilogram.

Sementara itu, komoditas hortikultura juga menunjukkan variasi harga, antara lain bawang merah Rp65.000 per kilogram, tepung terigu kemasan Rp12.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp55.000–Rp60.000 per kilogram, cabai merah besar Rp70.000–Rp90.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp100.000–Rp120.000 per kilogram.

Adapun bawang putih honan dijual Rp45.000 per kilogram dan bawang putih kating Rp50.000 per kilogram.

Melalui pemantauan intensif ini, pemerintah berharap stabilitas harga bapok tetap terjaga serta pasokan tetap mencukupi hingga puncak permintaan saat Hari Raya Idulfitri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×