kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Neraca Perdagangan Agustus 2024 Diperkirakan Surplus US$ 2,38 Miliar


Senin, 16 September 2024 / 05:20 WIB
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Diperkirakan Surplus US$ 2,38 Miliar
ILUSTRASI. Surplus neraca perdagangan Indonesia diperkirakan akan naik pada Agustus 2024. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Surplus neraca perdagangan Indonesia diperkirakan akan meningkat pada Agustus 2024, bila dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala Ekonom BCA David Sumual memperkirakan surplus neraca perdagangan pada Agustus 2024 akan mencapai US$ 2,38 miliar, meningkat dari surplus pada Juli 2024 yang mencapai US$ 472 juta.

Adapun surplus neraca perdagangan ditopang oleh kinerja ekspor yang lebih tinggi dari impor. Meski begitu, David memperkirakan kinerja keduanya mengalami perlambatan.

Baca Juga: Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Diperkirakan Meningkat pada Agustus 2024

David menyampaikan, ekspor Indonesia diperkirakan turun 3,69% year on year (yoy), sementara secara bulanan diperkirakan  turun sebesar 4,61% month to month (mom). Sementara itu, kinerja impor diperkirakan juga turun 0,425 yoy, dan turun 13,51% mom.

“Ekspor dan impor keduanya melambat karena harga komoditas melambat,” tutur David kepada Kontan, Jumat (13/9).

Ia menambahkan, kinerja impor menurun disebabkan harga komoditas impor lebih signifikan perlambatannya terutama harga minyak.

Sedangkan ekspor lebih kinerjanya lebih moderat, ditopang batu bara dan crude palm oil (CPO) yang melambat tapi tidak terlalu signifikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×