kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Neraca dagang Oktober 2014 surplus US$ 23,2 juta


Senin, 01 Desember 2014 / 11:44 WIB
Neraca dagang Oktober 2014 surplus US$ 23,2 juta
ILUSTRASI. Foto udara Kapal MV Amanah Morowali yang tengah berlabuh jangkar sekitar empat mil laut di perairan Laut Jawa, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, (19/10/2021). ANTARA FOTO/Aji Styawan/rwa.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Nilai ekspor Indonesia pada Oktober 2014 mencapai US$ 15,35 miliar, naik 0,49% dibanding ekspor September 2014. Bila dibanding Oktober 2013, ekspor mengalami
penurunan 2,21%. Sementara nilai impor Oktober 2014 tercatat US$ 15,33%, turun 1,4% dibanding bulan sebelumnya.

Dengan kondisi itu maka neraca perdagangan Oktober 2014 tercatat surplus US$ 23,2 juta. Suplus neraca dagang juga didorong oleh adanya surplus neraca non migas yang naik dari sebelumnya US$ 758,7 juta pada September 2014 menjadi US$ 1,13 miliar pada Oktober 2014. Sedangkan untuk neraca migas mengalami kenaikan defisit dari September 2014 yang sebesar US$ 1,029 miliar menjadi US$ 1,108 miliar pada Oktober 2014. 

Dalam keterangannya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2014 mencapai US$148,06 miliar, turun 1,06% dibanding periode yang sama tahun 2013. Demikian juga ekspor nonmigas mencapai turun 0,81% menjadi US$ 122,19 miliar. 

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Oktober 2014 terhadap September 2014 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$ 495,0 juta (29,73%), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$198,0 juta (11,60%). Ekspor nonmigas terbesar menuju Jepang, disusul Amerika Serikat, dan India.  

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan pada periode Januari-Oktober 2014 naik 5,60% dibanding periode sama 2013, hasil pertanian naik 0,64%, dan ekspor hasil tambang dan lainnya turun 24,76%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×