kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Moeldoko: Waktu saya Panglima TNI tidak terlibat terlalu dalam di Asabri


Selasa, 14 Januari 2020 / 14:53 WIB
ILUSTRASI. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan Panglima TNI Moeldoko mengatakan, ia memahami permasalahan yang kini tengah menjerat PT Asabri (Persero).

Sebagai Panglima TNI, Moeldoko bilang tidak memiliki otoritas dengan Asabri yang dikelola oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Meski pun Asabri menghimpun dana anggota TNI dan Polri.

"Memang uangnya prajurit TNI dan kepolisian juga ada di situ, di himpun," ujar Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Selasa (14/1).

Baca Juga: Pengamat: Kasus Asabri lebih sensitif ketimbang Jiwasraya

Mantan Panglima yang saat ini menjabat Kepala Staf Presiden juga bilang dana Asabri untuk menginventarisir perumahan. Asabri mendata jumlah kebutuhan perumahan anggota TNI dan Polri.

Setelah dindata, Asabri akan menyesuaikan dengan kemampuan untuk penyediaan rumah. Hubungan Asabri dengan intansi TNI dan Polri hanya sebatas hal tersebut. "Jadi sampai batas di situ, manajemen Asabri sama sekali kita nggak ngerti itu," terang Moeldoko.

Baca Juga: BPK: Investigasi Asabri dilakukan oleh BPKP atas perintah Rini Soemarno

Moeldoko juga menceritakan selama ia menjabat sebagai Panglima TNI tak ada masalah terkait kebutuhan keuangan dari Asabri. Meskipun saat ini Asabri dinilai memiliki masalah keuangan.




TERBARU

[X]
×