kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Miranda mengaku tak pernah meminta DPR memilihnya


Senin, 30 Januari 2012 / 21:13 WIB
ILUSTRASI. J Trust Bank memberikan Bunga Deposito Special Rate hingga 6,5% dengan penempatan dimulai Rp500.000


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Edy Can

JAKARTA. Tersangka dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S. Goeltom membantah menyuap anggota DPR 1999-2004. Dia mengaku tidak meminta anggota DPR 1999-2004 memilih dirinya.

Sebaliknya, Miranda juga mengaku tidak pernah menjanjikan apa-apa kepada anggota DPR tersebut. "Tidak, saya tidak meminta dan mereka tidak pernah menjanjikan memilih saya," ujar Miranda usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (30/1).

Miranda menjalani pemeriksaan pertama kali setelah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, dia diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Nunun Nurbaeti.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Miranda bersama Nunun Nurbaeti sebagai tersangka suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. KPK mengatakan, Miranda bersama Nunun telah memberikan cek perjalanan sebanyak 480 lembar yang bernilai Rp 24 miliar. Pemberian cek ini dimaksudkan untuk memuluskan langkah Miranda menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×