kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Menteri Rini berharap tidak ada lagi BUMN merugi tahun depan


Minggu, 01 April 2018 / 15:02 WIB
ILUSTRASI. Menteri BUMN Rini Soemarno


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian BUMN ingin tahun depan tak ada BUMN yang mengalami kerugian. Hal ini ditegaskan Menteri Rini dalam acara ulang tahun ke-177 Pegadaian hari ini, Minggu (1/3)..

Rini Soemarno, Menteri BUMN bilang pada 2019 nanti diharapkan tak ada BUMN rugi. "Agar BUMN bisa memberikan layanan prima ke masyarakat," kata Rini setelah ditemui di acara ulang tahun Pegadaian.

Dalam kesempatan ini, Kementerian BUMN juga mendorong perusahaan BUMN agar lebih menyesuaikan layanan sesuai perkembangan zaman. Hal ini karena potensi generasi millenial masih belum digarap secara optimal.

Selain itu, Menteri Rini juga ingin agar BUMN bisa meningkatkan tata kelola perusahaan atau good corporate governance. Hal ini agar pertumbuhan bisnis BUMN bisa berlanjut sampai jangka panjang.

Sebagai informasi pada semester I-2017, ada 24 BUMN yang mengalami kerugian. Meski demikian, angka tersebut turun sedikit dari periode yang sama tahun lalu, sebanyak 27 BUMN.

Hingga akhir tahun 2017, angka perusahaan negara yang rugi terus menyusut menjadi 12 perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×