kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menteri Rini berharap tidak ada lagi BUMN merugi tahun depan


Minggu, 01 April 2018 / 15:02 WIB
ILUSTRASI. Menteri BUMN Rini Soemarno


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian BUMN ingin tahun depan tak ada BUMN yang mengalami kerugian. Hal ini ditegaskan Menteri Rini dalam acara ulang tahun ke-177 Pegadaian hari ini, Minggu (1/3)..

Rini Soemarno, Menteri BUMN bilang pada 2019 nanti diharapkan tak ada BUMN rugi. "Agar BUMN bisa memberikan layanan prima ke masyarakat," kata Rini setelah ditemui di acara ulang tahun Pegadaian.

Dalam kesempatan ini, Kementerian BUMN juga mendorong perusahaan BUMN agar lebih menyesuaikan layanan sesuai perkembangan zaman. Hal ini karena potensi generasi millenial masih belum digarap secara optimal.

Selain itu, Menteri Rini juga ingin agar BUMN bisa meningkatkan tata kelola perusahaan atau good corporate governance. Hal ini agar pertumbuhan bisnis BUMN bisa berlanjut sampai jangka panjang.

Sebagai informasi pada semester I-2017, ada 24 BUMN yang mengalami kerugian. Meski demikian, angka tersebut turun sedikit dari periode yang sama tahun lalu, sebanyak 27 BUMN.

Hingga akhir tahun 2017, angka perusahaan negara yang rugi terus menyusut menjadi 12 perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×