kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Langkah Menteri Rini menyusul kecelakaan kerja proyek infrastruktur


Selasa, 20 Februari 2018 / 19:56 WIB
Langkah Menteri Rini menyusul kecelakaan kerja proyek infrastruktur
ILUSTRASI. Menteri BUMN Rini Soemarno


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menekakan bagi para perusahaan karya untuk meningkatkan atensinya terhadap keselamatan kerja.

"Saya menekankan semua ke karya-karya untuk betul-betul mengkonsentasikan diri untuk meningkatkan atensinya mengenai keselamatan karena keselamatan nomor satu," ungkap dia usai rapat terbatas di Kantor Kepresidenan, Selasa (20/2).

Menyusul insiden ambruknya tiang girder tol Becakayu di Jalan Di Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa dini hari. PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktornya.

Dengan banyaknya kecelakaan kerja yang terjadi beberapa waktu terakhir, dirinya akan mengkaji direksi-direksi perusahaan karya BUMN. Apalagi sebentar lagi, akan ada rapat umum pemegang saham (RUPS).

"Saya mau melihat bahwa kemungkinan mungkin perlu ada 1 direktorat yang bertanggungjawab secara menyeluruh secara keamanan," tambah Rini.

Menurutnya, keselamatan kerja bukan hanya tanggungjawab dari General Manager tapi juga harus dikontrol dari pusat agar selalu independen.

Meski begitu, dirinya masih belum memutuskan akan menambah satu direksi untuk opsi tersebut. "Nanti dipikirkan, apakah nambah direksi atau dibawah Direktur Utama," tutupnya.

Sekadar tahu saja, kecelakaan di tol Becakkayu ini merupakan kecelakaan yang ke-14 dalam konstruksi pengerjaan infrastruktur dalam dua tahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×