kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Menteri PUPR setor nama Komite Tapera ke Jokowi


Rabu, 21 September 2016 / 17:58 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) menyerahkan tiga nama calon anggota Tabungan Perubahan Rakyat (Tapera) dari unsur profesional untuk dipilih salah satu oleh Presiden Joko Widodo siang ini.

Dari ketiga nama yang diserahkan tersebut, satu nama berasal dari usulan Kementerian Keuangan (Kemkeu) sedangkan dua yang lain murni profesional. "Itu hasil dari pansel," kata Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono tanpa merinci, Rabu (21/9).

Setelah Presiden memilih satu nama anggota dari unsur profesional tersebut, nanti akan keluar peraturan berupa Keputusan Presiden (Kepres) terkait dengan penunjukkan lima nama anggota komite Tapera tersebut.

Sekadar catatan, Komite Tapera beranggotakan lima perwakilan yakni Menteri PU-Pera, Menteri Keuangan, Menteri Ketenagakerjaan, Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan seorang unsur profesional.

Tugas Komite Tapera adalah menyeleksi komisioner untuk Badan Pengelola (BP) Tapera. Hal tersebut akan dilaksanakan enam bulan setelah terbentuknya Komite Tapera.

BP Tapera nantinya akan menggantikan Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum). Maksimal dua tahun setelah penetapan UU Tapera dan seluruh modal serta pekerja Bapertarum akan beralih ke BP Tapera.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×