kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.153   19,26   0,21%
  • KOMPAS100 1.260   -3,06   -0,24%
  • LQ45 889   -3,71   -0,42%
  • ISSI 335   0,68   0,20%
  • IDX30 455   -0,18   -0,04%
  • IDXHIDIV20 539   1,23   0,23%
  • IDX80 140   -0,36   -0,25%
  • IDXV30 149   0,22   0,15%
  • IDXQ30 146   0,09   0,06%

18 Tower Rusun Subsidi Siap Dibangun di Meikarta, Begini Detailnya


Selasa, 20 Januari 2026 / 12:13 WIB
18 Tower Rusun Subsidi Siap Dibangun di Meikarta, Begini Detailnya
ILUSTRASI. Kementerian PKP pastikan 18 tower rusun subsidi hadir di Meikarta untuk MBR. (KONTAN/Venny Suryanto)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memastikan rencana pembangunan hunian vertikal bersubsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Proyek rumah susun (rusun) tersebut akan diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri PKP, Maruarar Sirait mengatakan, pemerintah akan membangun 18 tower rumah susun subsidi di kawasan tersebut. Rencana ini merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan hunian di kawasan perkotaan yang padat industri. 

Baca Juga: KPK Buka Suara Soal Rencana Pemerintah Bangun Rusun di Meikarta

"Sesuai dengan apa yang kami sampaikan, kita akan membangun rumah susun subsidi di Meikarta," jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (19/1/2026).

Dalam laporannya, proyek rusun subsidi ini akan menempati dua lokasi berbeda, yakni di Desa Cibatu (Kecamatan Cikarang Selatan) dan Desa Jayamukti (Kecamatan Cikarang Pusat). Masing-masing lokasi memiliki luas lahan sekitar 10 hektare. 

Secara teknis, lokasi pertama berjarak sekitar 2 kilometer dari kawasan industri, sementara lokasi kedua berjarak 2,5 kilometer. Pemerintah menilai posisi ini strategis untuk memangkas biaya transportasi pekerja. 

Kementerian PKP juga mensyaratkan pembangunan rusun ini harus dilengkapi dengan empat fasilitas publik utama, yaitu tempat ibadah, sekolah, pasar, dan rumah sakit. Selain unit hunian, juga akan dibangun klinik, taman bermain, serta fasilitas olahraga guna memastikan lingkungan tersebut layak huni bagi masyarakat.

Baca Juga: Wisma Atlet Blok C-2 Diresmikan Menjadi Rusun ASN, TNI, Polri

"Saya ingin rusun subsidi ini menjadi contoh yang baik bagaimana masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkan fasilitas yang layak. Kita berusaha mencari terobosan-terobosan,” tambah Ara.

Terkait aspek legalitas lahan, Ara memastikan status tanah yang digunakan bukan merupakan lahan sawah dilindungi. Prinsip kehati-hatian diklaim menjadi dasar dalam eksekusi proyek ini.

"Saya sudah laporkan kepada Bapak Presiden dan Ketua Satgas Perumahan Pak Hashim. Kami akan bergerak cepat dan pastikan semua sesuai aturan. Rabu atau Kamis depan saya akan bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Pak Dedi Mulyadi, di Gedung Sate untuk verifikasi lanjutan," pungkasnya.

Selanjutnya: Bisnis Ritel Jepang Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Pemasok Indonesia

Menarik Dibaca: HP Murah Rp 2 Jutaan: Kamera Zoom 10x Rekam 4K, Konten Auto Cuan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×