kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Menperin sebut kontribusi industri terhadap ekonomi masih tinggi


Senin, 15 April 2019 / 17:45 WIB
Menperin sebut kontribusi industri terhadap ekonomi masih tinggi


Reporter: Resya Nugraha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perindustrian (Memperin) Airlangga Hartarto menanggapi isu perindustrian Indonesia yang dianggap mengalami deindustrialisasi. Airlangga menjelaskan, peran industri di Indonesia saat ini justru mencapai angka yang tinggi. Bahkan dia menyebut kontribusi industri terhadap ekonomi cukup tinggi.

"Kontribusi industri terhadap ekonomi ini tinggi, yaitu 20,2% (tahun 2017). Dibanding dengan negara lain, kita ini yang kontribusi industrinya lebih besar," jelasnya dalam acara Indonesia Industrial Summit 2019 di ICE BSD, Tangerang, Senin (15/4).

Ia menjelaskan, saat ini Indonesia berada dalam urutan lima besar dalam kontribusi perindustriannya. "Kita berada di samping negara lain seperti Tiongkok, Korea, Jepang jdan Jerman. Kita punya kemampuan relatif tinggi," jelasnya.

Berdasarkan data tahun 2018, kontribusi industri terbesar Indonesia dalam nilai ekspor berada dalam tiga sektor yaitu industri makanan mencapai 29,78%, industri logam dasar mencapai 15,46%, dan industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia mencapai 13,95%.

"Dengan implementasi industri 4.0 ini, Indonesia berpotensi mendapatkan penambahan PDB sebesar US$ 155 Miliar pada 2025," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×