kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Menperin: Posisi Kepala BKPM wewenang 'Babe'


Kamis, 18 Juli 2013 / 14:13 WIB
ILUSTRASI. Ini Jenis-Jenis Makanan yang Beracun untuk Hamster Peliharaan


Reporter: Erika Anindita | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Posisi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang masih lowong sejak M. Chatib Basri menjabat Menteri Keuangan, belum juga bisa dicari penggantinya.

Beberapa nama sempat diisukan mengisi posisi tersebut. Antara lain, Karen Agustiawan, Direktur Utama PT Pertamina Persero yang baru diperpanjang masa jabatannya dan Emirsyah Satar, Direktur Utama Garuda Indonesia.

Namun, hingga kini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum menunjuk siapa pun untuk mengisi jabatan Kepala BKPM yang baru. Jabatan BKPM masih dirangkap oleh Chatib Basri.

Lantas, seperti apa kriteria calon Kepala BKPM yang pas menggantikan Chatib Basri? "Bisa ekonom, pengusaha, atau mantan diplomat," kata Mochamad S. Hidayat, Menteri Perindustrian saat diminta tanggapannya terkait kriteria tersebut di kantornya, Kamis (18/7) siang.

Namun, Hidayat tidak mau berspekulasi soal figur yang tepat mengisi jabatan tersebut. “Kalau soal itu kewenangan ‘babe’ (SBY),” kata Hidayat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×