kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.891   16,00   0,09%
  • IDX 7.389   -51,51   -0,69%
  • KOMPAS100 1.027   -9,91   -0,95%
  • LQ45 752   -7,70   -1,01%
  • ISSI 260   -2,22   -0,85%
  • IDX30 399   -2,52   -0,63%
  • IDXHIDIV20 491   -4,11   -0,83%
  • IDX80 115   -1,17   -1,01%
  • IDXV30 133   -1,68   -1,25%
  • IDXQ30 129   -0,54   -0,42%

Menko PMK Sebut Ada Potensi Perbedaan Tanggal Lebaran 2026 dengan Muhammadiyah


Rabu, 11 Maret 2026 / 15:25 WIB
Menko PMK Sebut Ada Potensi Perbedaan Tanggal Lebaran 2026 dengan Muhammadiyah
ILUSTRASI. Pratikno (SETNEG/Biro Pers Setpres) Menko PMK Pratikno mengatakan, terdapat potensi perbedaan tanggal Hari Raya Idul Fitri 2026 antara pemerintah dan Muhammadiyah.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.DI- JAKARTA. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengatakan, terdapat potensi perbedaan tanggal Hari Raya Idul Fitri 2026 antara pemerintah dan Muhammadiyah. 

Diketahui, Muhammadiyah sudah menetapkan 20 Maret 2026 sebagai hari Lebaran. Namun, pemerintah belum menetapkan tanggal Lebaran, karena mereka baru akan menggelar sidang isbat pada 19 Maret 2026. 

Baca Juga: Ngebut, Belanja APBN Per Februari 2026 Sudah Tembus Rp 493,8 Triliun

"Memang terdapat potensi perbedaan Hari Raya Idul Fitri, nanti kita tunggu hasilnya, tapi itu tidak mengganggu ya mengenai jadwal libur dan seterusnya," ujar Pratikno dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Pratikno menyampaikan, kalaupun penetapan Hari Raya Idul Fitri antara pemerintah dan Muhammadiyah berbeda, sebenarnya itu tidak masalah. Hanya saja, Pratikno tetap berharap pemerintah dan Muhammadiyah ber-Lebaran pada hari yang sama. "Nah ini nanti 1 Syawal-nya itu beda atau tidak, ya semoga sama, kalaupun beda tidak apa-apa," ucap Pratikno.

Menurut Pratikno, yang paling penting adalah bagaimana umat Muslim saling menghargai pilihannya satu sama lain.

"Jadi ya kita memang ya kita tidak harus sama, kita bisa berbeda. Tapi yang penting adalah kita saling menghormati, saling menghargai jika memang terdapat perbedaan hasil sidang isbat di tanggal 1 Syawal," imbuhnya.

Baca Juga: Imbas Konflik Timur Tengah, Defisit Transaksi Berjalan Diramal Meningkat

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/11/14242471/pemerintah-sebut-ada-potensi-perbedaan-tanggal-lebaran-2026-dengan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×