kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menko Airlangga Dampingi Presiden Hadiri KTT ASEAN ke-48 di Cebu Filipina


Kamis, 07 Mei 2026 / 10:31 WIB
Menko Airlangga Dampingi Presiden Hadiri KTT ASEAN ke-48 di Cebu Filipina
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri rangkaian KTT ASEAN ke-48.(SETNEG/BPMI Setpres)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri rangkaian KTT ASEAN ke-48 yang berlangsung di Cebu, Filipina, pada 7–9 Mei 2026. 

Agenda utama pertemuan para pemimpin ASEAN tahun ini akan berfokus pada dampak konflik global terhadap kawasan Asia Tenggara, khususnya terkait ketahanan energi, pangan, dan stabilitas ekonomi.

Airlangga mengatakan, Presiden Prabowo akan mengikuti tiga agenda penting dalam forum tingkat tinggi tersebut.

“KTT ASEAN ke-48 ini akan fokus pada pembahasan dampak konflik global terhadap kawasan, terutama isu ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas ekonomi di kawasan Asia Tenggara,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga: Fasilitas Fraksionasi Plasma RI Raih Social Infrastructure Deal APAC IJGlobal 2025

Pada 7 Mei 2026, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri pertemuan KTT BIMP-EAGA. Selanjutnya pada 8 Mei 2026, Presiden akan mengikuti KTT ASEAN ke-48 yang digelar dalam dua sesi, yakni pleno dan retreat.

Dalam rangkaian agenda yang sama, juga digelar ASEAN Economic Community (AEC) Council Meeting atau AECC Meeting pada 7 Mei 2026 di Dusit Thani Cebu. Pertemuan tahunan para Menteri Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) itu dipimpin Filipina selaku Ketua ASEAN 2026.

Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Airlangga sebagai AEC Council Minister Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari tantangan ekonomi global, implementasi AEC Blueprint 2025, penguatan agenda lintas sektor ASEAN, hingga perkembangan negosiasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA).

Baca Juga: Berikut 10 Pos Penjagaan di Masjidil Haram Makkah, Siap Bantu Jemaah 24 Jam

Airlangga menyebut, kinerja ekonomi ASEAN sepanjang 2025 menunjukkan daya tahan yang cukup kuat di tengah tekanan global. Pertumbuhan ekonomi kawasan tercatat mencapai 4,9%, melampaui proyeksi awal.

“Kinerja ekonomi ASEAN ini mencerminkan fundamental kawasan Asia Tenggara yang cukup solid di tengah tekanan global,” katanya.

Pada tahun keketuaannya, Filipina mengusung tema “Navigating Our Future Together” yang menitikberatkan pada penguatan persatuan kawasan, kejelasan arah kebijakan, dan tujuan bersama yang terukur.

ASEAN juga menargetkan penyelesaian 19 Priority Economic Deliverables (PED) sepanjang 2026. Target tersebut mendukung lima fokus utama, yakni penguatan perdagangan dan investasi, percepatan transformasi digital, integrasi pengembangan UMKM, pemanfaatan ekonomi kreatif dan inovasi, serta pembangunan berkelanjutan dan inklusif.

Salah satu agenda prioritas yang menjadi sorotan adalah penyelesaian negosiasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA). Airlangga mengatakan, seluruh substansi utama DEFA pada dasarnya telah disepakati dan kini hanya menyisakan proses legal scrubbing sebelum ditandatangani pada KTT ASEAN November 2026 mendatang.

Baca Juga: Catat! Dua Lokasi Ini Jadi Titik Rawan Jemaah Haji Terpisah dari Rombongan di Makkah

“Implementasi DEFA akan dapat mendongkrak nilai ekonomi digital ASEAN menjadi US$ 2 triliun pada tahun 2030, naik dari perkiraan awal yang sebesar US$ 1 triliun,” jelas Airlangga.

DEFA sendiri merupakan salah satu warisan utama keketuaan Indonesia di ASEAN pada 2023 yang ditargetkan rampung tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×