kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Menkeu: Rupiah lemah karena pengaruh Eropa dan AS


Rabu, 07 Januari 2015 / 14:53 WIB
ILUSTRASI. Apa itu Whey Protein? Tujuan Konsumsi, Efek Samping, hingga Dosis bagi Pemula


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Nilai tukar rupiah mengalami pelemahan. Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), posisi rupiah pada hari ini (7/1) berada pada level Rp 12.732 per dollar Amerika Serikat (AS) setelah sebelumnya bertengger pada level Rp 12.658 per dollar AS.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, rupiah yang mengalami pelemahan pada akhir-akhir ini diakibatkan pengaruh eksternal yaitu kejadian di Eropa dan menurunnya harga minyak dunia. "Penurunannya terlalu tajam. Itu tendensinya terlalu tajam yang mungkin menciptakan ketidakpastian di ekonomi global," ujarnya, Rabu (7/1).

Ia menjelaskan, rupiah dihitung sebagai salah satu mata uang negara berkembang. Segala sesuatu yang terjadi di negara berkembang lainnya ataupun negara maju seperti Amerika pasti berpengaruh.

Selain itu penurunan harga minyak dunia pasti berimbas ke Indonesia. Pasalnya, sebagian besar ekspor Indonesia tergantung dari komoditas mentah. Apabila harga minyak turun maka harga komoditas turun dan ekonomi Indonesia akan terimbas. "Meskipun kita sudah buat kebijakan tentang bahan bakar minyak, tidak bisa dibilang kebijakan itu bisa menyelesaikan semua," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×