kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menkes Sebut Pemberian Vaksin Booster Moderna dan Pfizer Tengah Dalam Penelitian


Selasa, 28 Desember 2021 / 15:41 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Sebut Pemberian Vaksin Booster Moderna dan Pfizer Tengah Dalam Penelitian.


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Noverius Laoli

Indonesia juga saat ini sudah memenuhi rekomendasi WHO untuk pemberian booster kepada masyarakatnya. WHO merekomendasikan booster ketika 70% dari masyarakat sudah mendapat vaksin pertama dan 50% sudah mendapat vaksin kedua.

“WHO merekomendasikan booster ketika 70% sudah mendapatkan vaksinasi pertama dan 50% sudah mendapatkan vaksinasi kedua. Per hari ini sudah 77% dan 53% dari suntik kedua dan kita bisa booster,” katanya. 

Di kesempatan yang sama, Budi juga mengungkapkan, bahwa ada Indonesia sudah mengamankan 416 juta dosis vaksin sampai akhir tahun ini, di mana 273 di antaranya sudah disuntikkan, dan sisanya sekitar 139 juta cukup untuk stok selama 3 bulan sampai 4 bulan di tahun depan, dengan asumsi 40 juta dosis disuntikkan per bulannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×