kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Menkes Sebut Pemberian Vaksin Booster Moderna dan Pfizer Tengah Dalam Penelitian


Selasa, 28 Desember 2021 / 15:41 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Sebut Pemberian Vaksin Booster Moderna dan Pfizer Tengah Dalam Penelitian.


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan saat ini pihaknya tengah meneliti vaksin booster dengan peneliti dari ITAGI, Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait dengan penggunaan vaksin Pfizer dan Moderna setengah dosis. 

Hal ini dilakukan untuk terkait dengan BPOM Amerika Serikat (AS), FDA, yang sudah menyetujui penggunaan setengah dosis vaksin Pfizer dan Moderna.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa hasilnya akan dirilis pada 10 Januari nanti. Ia juga mengungkapkan, saat ini satu atau setengah dosis vaksin tersebut tidak berpengaruh banyak.

Baca Juga: Ada Transmisi Lokal Omicron, Pemerintah Perketat Perjalanan Lokal

“Kalau nanti penelitian mengkonfirmasi boleh untuk pakai setengah dosis untuk Moderna dan Pfizer, itu kemungkinan kita menghemat anggaran vaksin di tahun depan,” kata Budi dalam acara Jejak Keberhasilan Pemerintah dalam Vaksinasi Covid-19, Selasa (28/12).

Selain itu, ia juga baru mendapatkan arahan dari Covax, pemberian booster akan diberikan 30% dari populasi, setelah arahan sebelumnya hanya 20% dari populasi.

Dengan begitu, Budi mengungkapkan, bahwa Indonesia akan bisa menyuntikkan 100 juta dosis vaksin dosis ketiga, atau sesuai dengan kebutuhan yang ada. Ia juga memastikan stok vaksin booster tersebut dapat dipenuhi dari vaksin donasi. 

Baca Juga: Rekomendasi Terbaru CDC AS: Waktu Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Cukup 5 Hari




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×