kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Menjelang diluncurkan, sudah ada 50 pemda ikut pelatihan online single submission


Kamis, 28 Juni 2018 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Online Single Submission


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Komunikasi dan Infomatika Rudiantara mengatakan saat ini sudah ada 50 pemerintah daerah (pemda) yang sudah melakukan pelatihan untuk program online single submission (OSS).

OSS merupakan sistem perizinan yang terintegrasi berbasis online. Menurutnya, 50 pemda itu sudah cukup untuk menjalankan program baru pemerintah ini.

"Cukuplah, ini kan sudah 10% dari total 500 pemda yang ada," ungkap Rudiantara saat ditemui di Kementerian Koordinator Perekonomian, Kamis (28/6). 

Dengan begitu, pemerintah telah sepakat akan menerapkan OSS secara bertahap.

Sekadar tahu saja, dalam hal ini Kemkominfo memberikan pelatihan di bidang penyediaan sistem hingga pengoperasian OSS. 

Pelatihan itu pun sudah dilakukan sejak sebelum bulan puasa. Sekadar tahu saja, untuk mengulas persiapan OSS lebih lanjut, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengadakan rapat koordinator dengan para menteri dan kepala lembaga.

Sebelumnya, Darmin memastikan Presiden Joko Widodo telah menyetujui pelaksanaan OSS akan dilakukan sementara oleh Kemenko Perekonomian. Hal itu dilakukan lantaran, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong masih belum siap dari sisi kelembagaan.

Bahkan, Darmin saat ini mengaku sudah mengirimi surat kepada Presiden terkait peluncuran OSS. "Sudah dikirim surat tinggal nunggu saja, kelihatannya minggu ini (peluncurannya) sudah tidak bisa," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×