CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Mendagri: Ada ribuan aliran dana mencurigakan di rekening Pemda


Selasa, 14 Juni 2011 / 16:21 WIB
ILUSTRASI. One Piece


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengungkapkan, ada ribuan aliran dana mencurigakan di rekening Pemerintah Daerah (Pemda). Hal itu diungkapkannya di sela-sela Pembukaan Forum Anti Korupsi ke-2 Sosialisasi Inpres Nomor 9 Tahun 2011 di Jakarta, Selasa (14/6).

Menurut Gamawan, temuan ini sebagaimana disampaikan oleh Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). "Saya kemarin bicara dengan Kepala PPATK Yunus Husein dan beliau berjanji akan menyerahkan kepada saya," katanya.

Mantan Gubernur Sumatera Barat itu pun berjanji akan segera menindaklanjuti temuan itu. Menurutnya, sejauh ini temuan sebatas dugaan aliran dana yang mencurigakan. "Kita lihat sumbernya dari mana, caranya bagaimana, serta alirannya ke mana," tegasnya.

Disebutkan Gamawan, munculnya temuan ribuan aliran dana mencurigakan lantaran banyak faktor. Pertama, faktor karena biaya Pemilihan Kepala Daerah yang terbilang mahal. Kedua, kewenangan daerah yang makin besar lantaran otonomi. Ketiga, distribusi uang ke daerah yang makin banyak.

Faktor keempat soal pengawasan yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kelima, pengawasan masyarakat yang makin baik. "Mungkin juga ada faktor lainnya karena menurut KPK ada 18 modus orang melakukan penyelewengan termasuk juga dunia usaha," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×