Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan, pemerintah akan mempertahankan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat (MGR) Minyakita tetap di level Rp 15.700 per liter.
Menurut Budi, fokus pemerintah saat ini ialah memperkuat distribusi Minyakita agar semakin mudah diakses masyarakat, khususnya melalui pasar-pasar rakyat.
Adapun penguatan distribusi tersebut dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN) pangan Perum Bulog dan ID FOOD.
Baca Juga: Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun per 16 Juni 2026, Tumbuh 23,4%
Budi berharap langkah ini dapat memperluas jangkauan distribusi sekaligus tetap menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga Minyakita di berbagai daerah.
Budi mengaku pemerintah terus berkomitmen menjaga stabilitas harga minyak goreng sekaligus memastikan distribusinya berjalan lebih baik.
“Sampai saat ini, tidak ada kenaikan HET Minyakita, masih Rp 15.700 per liter. Kami saat ini akan fokus pada distribusi Minyakita ke pasar-pasar rakyat melalui BUMN Pangan. Kami harap, Minyakita akan semakin banyak di pasar,” ujar Budi dalam keterangan resmi yang disiarkan Kamis, (18/6/2026).
Budi melanjutkan, pemerintah akan bersinergi untuk memastikan kebutuhan minyak goreng dalam program bantuan pangan dapat dipenuhi menggunakan produk minyak goreng merek lain.
“Kalau kemarin sebagian (Minyakita) dipakai untuk bantuan pangan, selanjutnya akan menggunakan merek lain. Detailnya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan produsen,” ujar Budi.
Selain itu, pemerintah meminta produsen meningkatkan produksi minyak goreng merek alternatif atau second brand untuk mendampingi Minyakita.
Baca Juga: Eksekusi Hotel Sultan Dimulai, Ratusan Aparat Kawal Pengosongan Lahan GBK
Ketersediaan minyak goreng second brand tersebut, kata Budi, dapat semakin memberi pilihan minyak goreng dengan harga yang terjangkau kepada masyarakat.
“Sekarang pun, sudah banyak di pasar rakyat ya, tidak hanya Minyakita. Jadi sudah mudah untuk didapatkan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













