kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Prabowo Minta Gubernur Tak Kerahkan Warga Sambut Kunjungan Presiden


Kamis, 30 Juli 2026 / 17:58 WIB
Prabowo Minta Gubernur Tak Kerahkan Warga Sambut Kunjungan Presiden
ILUSTRASI. Presiden Prabowo resmikan hasil revitalisasi Stasiun Semarang Tawang (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto meminta kepala daerah tidak lagi mengerahkan masyarakat untuk menyambut kunjungannya ke daerah.

Menurutnya, warga tidak perlu dipaksa menunggu berjam-jam hanya untuk memberikan sambutan kepada presiden.

Permintaan tersebut disampaikan Prabowo setelah menilai antusiasme masyarakat dalam berbagai kunjungan kerjanya selama ini sudah sangat baik tanpa harus dimobilisasi.

Baca Juga: Prabowo Pelajari Model India, Targetkan Percepatan Pembangunan Rumah Rakyat

Prabowo mengaku senang bertemu masyarakat di berbagai daerah yang dikunjunginya, mulai dari Jawa Barat, Jawa Timur, Gorontalo hingga Jawa Tengah.

“Namun sekali lagi saya mohon kepada para gubernur dan bupati, kalau saya datang tidak perlu mengerahkan rakyat hanya untuk menyambut saya,” ujar Prabowo dalam acara akad massal 62.710 unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan di Batang di pantau secara daring, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, kehadiran masyarakat sebaiknya muncul secara sukarela, bukan karena diminta atau diwajibkan oleh pemerintah daerah.

“Saya senang bertemu rakyat kalau memang mereka ingin menyambut saya, tetapi kalau harus dikerahkan, saya kasihan melihat mereka menunggu berjam-jam di bawah terik matahari. Santai saja. Yang penting kita bekerja untuk rakyat,” katanya.

Prabowo menilai ukuran keberhasilan pemerintah bukan ditentukan oleh besarnya kerumunan yang menyambut kunjungan presiden, melainkan dari hasil kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

Ia mengatakan pemerintah saat ini berfokus menjalankan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.

Menurut Prabowo, pemerintah tidak memiliki kepentingan lain selain bekerja untuk rakyat Indonesia sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan secara langsung.

Baca Juga: Bukan Soal Diskon Pajak, Ini Penyebab Warga Masih Berat Beli Rumah Subsidi

“Kita tidak memiliki kepentingan lain. Dengan demikian, hasil yang kita capai sungguh membanggakan, apalagi di tengah dunia yang penuh dengan tantangan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×