kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.135   21,00   0,12%
  • IDX 7.489   30,34   0,41%
  • KOMPAS100 1.035   5,54   0,54%
  • LQ45 745   -1,77   -0,24%
  • ISSI 270   1,70   0,63%
  • IDX30 399   -1,06   -0,26%
  • IDXHIDIV20 487   -3,60   -0,73%
  • IDX80 116   0,30   0,26%
  • IDXV30 135   -0,21   -0,16%
  • IDXQ30 128   -1,04   -0,80%

Masih ada 298 korban yang dinyatakan hilang di Mentawai


Sabtu, 30 Oktober 2010 / 11:09 WIB
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang kertas mata uang rupiah


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

PADANG. Sebanyak 298 korban tsunami masih dinyatakan hilang di Mentawai. Sampai dengan dini hari, jumlah korban yang ditemukan terus bertambah menjadi 413 orang. Sementara jumlah korban luka berat sampai dengan 270 orang dan 270 luka ringan.

Jumlah korban ini terus bertambah seriring ditemukannya korban di daerah yang baru terjangkau oleh relawan. Data yang di himpun dari Koordinator Pusat Pengendalian Oprerasional Kesiagaan Bencana Sumatera Barat, jumlah pengungsi mencapai 12.935 orang.

Sementara itu, relawan yang menjangkau lokasi korban masih kesulitan dalam mendistribusikan bantuan karena terbatasnya jumlah speed boat. "Selain speed boat, masalahnya adalah bahan bakarnya," kata Yosep Sarokdok, Koordinator relawan dari Lumbung Darma di Jakarta, Sabtu (30/10). Selain itu, cuaca juga menjadi halangan terberat bagi relawan.

Berdasarkan pantauan KONTAN, posko-posko pengungsi yang ada di Sikakap maupun di Pagai Selatan dan Pagai Utara dan Sipora masih kesulitan dalam hal ketersediaan obat-obatan juga paramedis. Menurut Yosep, jumlah paramedis belum cukup untuk melayani pengungsi maupun korban luka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×