kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Mandala Banding Putusan Kartel Fuel Surcharge


Senin, 21 Juni 2010 / 21:05 WIB


Reporter: Ruhut Parulian Ambarita | Editor: Sandy Baskoro

JAKARTA. Selain Garuda Indonesia dan Lion Air, maskapai penerbangan Mandala Airlines juga telah mengajukan banding terhadap keputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang menyatakan telah terjadi praktik kartel dalam industri penerbangan.

"Kami sudah mengajukan banding sebelum batas waktu yang diberikan tanggal 18 Juni kemarin," kata Presiden Direktur Mandala Airlines, Diono Nurjadin di Jakarta, Senin (21/6).

Mandala telah menyiapkan kuasa hukum terkait kasus tuduhan KPPU tersebut. Salinan putusan KPPU juga sudah diterima Mandala Airlines. Diono membantah telah terjadi praktik kartel dalam industri penerbangan nasional. Menurut dia, tidak ada kesepakatan antarmaskapai dalam penetapan tarif fuel surcharge.

Seperti diketahui, KPPU telah memvonis sembilan maskapai penerbangan nasional telah terbukti melakukan kartel terkait penetapan tarif fuel surcharge dalam industri penerbangan domestik. Mandala Airlines, satu dari sembilan maskapai yang divonis bersalah, dijatuhi sanksi denda Rp 5 miliar dan Rp 31 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×