CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Makna pelantikan bagi Jokowi


Senin, 20 Oktober 2014 / 08:25 WIB
ILUSTRASI. Akitivitas karyawan perkantoran saat istirahat sian di kawasan kuliner di Jakarta, Selasa (4/4/2023). Pencabutan status pandemi ke endemi dinilai berdampak positif bagi pasar keuangan, pasar saham, rupiah, serta ekonomi.


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Jokowi Widodo yang dalam hitungan jam akan resmi menjadi presiden Republik Indonesia, Senin (20/10). Sebelum berangkat ke DPR/MPR untuk dilantik, pria yang akrab dipanggil Jokowi ini mengaku, tugas yang dibebankan ini bukanlah hal ringan.

"Ini adalah beban berat dan tanggung jawab besar untuk menyelesaikan persoalan negara kita," kata Jokowi, pagi ini yang ditanya mengenai makna pelantikan Jokowi, disiarkan oleh Kompas TV.

Acara pelantikan akan dilakukan di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, pukul 10.00 WIB. Jokowi dan Jusuf Kalla akan mengucapkan sumpah dan janjinya sebagai presiden dan wakil presiden. 

Pengambilan sumpah dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali.Setelah pengucapan sumpah, Jokowi akan menyampaikan pidato pertamanya sebagai kepala negara. 

Besok, Jokowi akan bertemu dengan pimpinan dan kepala negara lain. Namun, dia masih enggan membocorkan isi pertemuan tersebut. Sebelumnya, Jokowi juga bilang akan menyampaikan nama calon menterinya besok. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×