kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.935
  • EMAS714.000 1,28%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Lewat KKI 2019, Bank Indonesia dorong pelaku UMKM go internasional


Jumat, 12 Juli 2019 / 13:00 WIB

Lewat KKI 2019, Bank Indonesia dorong pelaku UMKM go internasional
Presiden kunjungi pameran Karya Kreatif Indonesia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) kembali menggelar pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) di tahun ini. Acara ini digelar untuk mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar bisa go-digital dan go-internasional. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, saat ini sudah ada 91 UMKM binaan BI yang melakukan ekspor ke berbagai negara. 


Selain terus mendorong pelaku UMKM untuk bisa ekspor, Perry mengungkapkan BI juga terus mendorong pelaku UMKM untuk go-digital. Upaya tersebut dilakukan agar jangkauan pasar UMKM bisa lebih luas ke berbagai negara.

“Komitmen kami adalah untuk mengembangkan potensi UMKM tak hanya di tingkat nasional tapi juga di tingkat global,” ungkapnya.

Perry menjelaskan pada pameran KKI tahun ini, BI melakukan seleksi. Sehingga terpilih sekitar 370 UMKM dari 898 UMKM binaan BI. “Pameran kali ini kami pilih best of the best, produknya unggulan dan pilihan, tapi harga tetap harga pengrajin,” tuturnya.

KKI 2019 menampilkan 120 UMKM kain atau pakaian, 88 UMKM kerajinan, dan 150 UMKM makanan-minuman jadi siap ekspor.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam pembukaan pameran mengapresiasi para pelaku UMKM yang sudah go-digital dan berhasil menembus pasar internasional melalui marketplace atau e-commerce.

“Jadi bukan hanya marketplace di Indonesia, tetapi juga dikoneksikan ke global. Saya kira cara yang dilakukan BI ini sangat baik. Saya lihat juga ada seleksi dari UMKM, ada yang mengkuratori, dikuratori,” ungkapnya pada acara pembukaan KKI di JCC, Jumat (12/7).

Jokowi juga mengakui UMKM binaan BI mengalami lompatan perbaikan dari berbagai sisi, baik kualitas, brand sampai packaging. Menurutnya, cara tersebut mampu mendongkrak nilai jual produk UMKM, terutama untuk pasar premium.

“Memang caranya harus begitu, ada lompatan perbaikan kualitas, packaging dan brand. Sehingga kalau dijual dengan harga berapapun orang akan mau dan senang membelinya,” tutupnya.


Reporter: Elisabeth Adventa
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0508 || diagnostic_web = 0.2642

Close [X]
×