kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Legalisasi kayu Indonesia mulai diterima dunia


Jumat, 15 Agustus 2014 / 11:21 WIB
ILUSTRASI. Cara mengatasi bootloop yang menyebabkan hp Xiaomi tidak mau nyala dan stuck di logo MIUI.


Reporter: Mona Tobing | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) secara perlahan telah diterima pasar internasional. Pasar kayu Amerika Serikat, Rusia dan Eropa Timur mulai terbuka dengan produk mebel Indonesia bersertifikat SVLK.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, SVLK turut mendongkrak daya saing industri mebel dan kerajinan. Hasilnya negara tujuan ekspor kayu Indonesia mengakui produk Indonesia legal dan ramah lingkungan. "Indonesia tidak perlu lagi sertifikasi kayu dari pihak lain apalagi asing," kata Zulkifli usai bertemu dengan pengurus Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo), Kamis (14/8).

Adanya SVLK dan penerimaan negara lain atas produk ekspor kayu Indonesia diyakini akan mengerek devisa ekspor mabel tanah air yang tahun ini diperkirakan mencapai US$ 2 miliar. Devisa ekspor mebel tahun 2011 sampai 2013 berturut-turut sebesar US$ 1,76 miliar lalu pada 2012 US$ 1,83 miliar dan 2013 sebesar US$ 1,81 miliar.

Kemenhut berjanji akan memudahkan bagi industri kehutanan skala rakyat untuk memenuhi SVLK diantaranya dengan sertifikasi berkelompok dan penggunaan dokumen kesesuaian legalitas yang bebas biaya.

Saat ini sekitar 60% industri mebel telah mengantongi sertifikat SVLK. Pemerintah mewajibkan seluruh ekspor produk mebel dan kerajinan telah dilengkapi dokumen SVLK mulai 1 Januari 2015. Sehingga, industri mabel kian dapat menyerap tenaga kerja. Saat ini hampir 4 juta orang pekerja di sektor industri mabel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×