kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.996.000   8.000   0,27%
  • USD/IDR 16.977   -52,00   -0,31%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Lebaran Tanggal 20 atau 21 Maret? Ini Jadwal Sidang Isbat dan Tahapan Pengumumannya


Kamis, 19 Maret 2026 / 02:00 WIB
Lebaran Tanggal 20 atau 21 Maret? Ini Jadwal Sidang Isbat dan Tahapan Pengumumannya
ILUSTRASI. Sidang Isbat Lebaran 2026 digelar 19 Maret. Ketahui jam krusial pengumuman resmi Kemenag untuk memastikan tanggal Idul Fitri Anda. (ANTARA/Saiful Bahri)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Meski hasil resmi menunggu sidang isbat, sejumlah lembaga telah mengeluarkan analisis awal terkait posisi hilal pada 19 Maret 2026.

Data dari BMKG menunjukkan bahwa konjungsi (fase bulan baru) diperkirakan terjadi pada Kamis pagi pukul 08.23.23 WIB.

Namun, ketinggian hilal saat Matahari terbenam pada tanggal tersebut diprediksi masih rendah, yakni berkisar antara 0,91 derajat (di Merauke) hingga 3,13 derajat (di Sabang).

Jarak sudut atau elongasi hilal diperkirakan berada di rentang 4,54 derajat hingga 6,1 derajat.

“Karena ketinggian hilal pada 19 Maret belum memenuhi kriteria minimal MABIMS, bulan Ramadhan 1447 H digenapkan menjadi 30 hari. Jadi, Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026,” ucap Ketua Tim Kerja Bidang Tanda Waktu BMKG, Himawan Widiyanto dilansir dari Kontan, Sabtu (14/3/2026).

Berdasarkan kriteria baru MABIMS (Menteri-Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang digunakan pemerintah, awal bulan Hijriah baru dimulai jika tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Karena posisi hilal di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi belum memenuhi kriteria tersebut pada 19 Maret, peneliti dari BRIN, Thomas Djamaluddin, memperkirakan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah kemungkinan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Tonton: Breaking! RI Buka Peluang Impor Minyak dari Rusia

Jika prediksi ini tepat, maka Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).

"Dalam kriteria yang digunakan oleh Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura itu, hilal dinyatakan dapat terlihat jika memiliki tinggi minimal 3 derajat dan sudut elongasi setidaknya 6,4 derajat," ujar Thomas dikutip dari Kontan, Kamis (12/3/2026).

Walau begitu, kepastian akhir tetap berada pada keputusan Menteri Agama setelah sidang isbat selesai dilaksanakan.

Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2026/03/18/133000665/jadwal-resmi-sidang-isbat-lebaran-2026--cek-jam-dan-tahapan-pengumumannya?page=1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×