kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.947   45,00   0,27%
  • IDX 7.597   -343,19   -4,32%
  • KOMPAS100 1.058   -53,21   -4,79%
  • LQ45 772   -33,74   -4,19%
  • ISSI 269   -14,36   -5,07%
  • IDX30 410   -16,74   -3,92%
  • IDXHIDIV20 502   -16,83   -3,24%
  • IDX80 119   -5,83   -4,68%
  • IDXV30 136   -5,17   -3,67%
  • IDXQ30 132   -4,99   -3,64%

Kunjungan Wisman 2025 Tembus 13,98 Juta, Tertinggi dalam Enam Tahun Terakhir


Senin, 05 Januari 2026 / 13:22 WIB
Kunjungan Wisman 2025 Tembus 13,98 Juta, Tertinggi dalam Enam Tahun Terakhir
ILUSTRASI. BPS mencatat jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang Januari hingga November 2025 capai 13,98 juta atau naik 10,44%


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sepanjang Januari hingga November 2025 mencapai 13,98 juta kunjungan.

Angka tersebut meningkat 10,44% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 dan menjadi capaian tertinggi dalam enam tahun terakhir.

"Capaian kunjungan Wisman Januari hingga November 2025 ini merupakan capaian tertinggi dalam enam tahun terakhir," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam Konferensi Pers, Senin (5/1/2025).

Baca Juga: BPS Catat Kunjungan Wisman di Bali Turun Tajam di November 2025

Berdasarkan kebangsaan, kunjungan wisman paling banyak berasal dari Malaysia dengan kontribusi 17,3%, disusul Australia sebesar 11,3%, dan Singapura 10,5%.

Namun, bila dibandingkan dengan Oktober 2025, kunjungan wisman dari Malaysia dan Australia tercatat mengalami penurunan, sementara kunjungan dari Singapura justru meningkat.

Meski demikian, dibandingkan dengan November 2024, kunjungan wisman dari ketiga negara utama tersebut tercatat mengalami peningkatan.

Dari sisi pintu masuk, Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, masih menjadi gerbang utama wisman ke Indonesia.

Kunjungan melalui bandara ini didominasi oleh wisatawan berkebangsaan Australia.

Namun, Pudji mencatat bahwa secara bulanan terjadi penurunan jumlah kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai.

Baca Juga: Neraca Dagang RI Surplus US$ 38,54 Miliar Sepanjang 2025, AS Penyumbang Terbesar

Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh berkurangnya wisatawan yang berasal dari Australia, India, dan Tiongkok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×