kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

KSPI akan siapkan mogok 10 juta buruh


Jumat, 21 Juni 2013 / 23:22 WIB
ILUSTRASI. 2 Cara Transfer Uang Lewat Indomaret dan Syaratnya


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Setelah akhirnya pemerintah resmi mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Jumat malam ini (21/6), buruh tak surut untuk terus mengecam keras kebijakan pemerintah tersebut.

Said Iqbal Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menegaskan buruh tetap menolak kenaikan harga BBM karena mengakibatkan daya beli buruh dan rakyat menurun tajam. Alasannya, kenaikan harga BBM ikut memicu kenaikan harga-harga kebutuhan lainnya. Tak terkecuali biaya sewa rumah buruh, ongkos transportasi, dan harga barang naik semua.

"Pengalihan subsidi BBM juga tidak dialihkan untuk jaminan kesehatan gratis, membangun transportasi publik dan perumahan rakyat. Pemerintah malah memberikan BLSM yang bersifat politis," kata Said kepada Kontan, Jumat malam (21/6).

Atas keputusan pemerintah menaikkan harga BBM, buruh akan melanjutkan aksi massa lebih besar. Puncaknya 10 juta buruh akan melakukan mogok nasional pada 16 Agustus 2013. Aksi itu tidak mustahil akan dipercepat. "Serikat pekerja juga akan memulai perjuangan kenaikan upah minimum sebesar 50%," kata Said.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×