kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

KPK ultimatum Polri lepaskan Bambang segera


Jumat, 23 Januari 2015 / 21:03 WIB
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat konferensi pers laporan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Kuartal II 2023, Selasa (1/8).


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan sejumlah mantan komisioner KPK bertemu di Gedung KPK pada malam hari ini. Mantan komisioner KPK Busro Muqoddas bahkan mengatakan, dalam rapat tersebut sudah disepakati adanya ultimatum kepada Mabes Polri untuk melepaskan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto maksimal pukul 21.00 WIB. 

"Kami minta agar rekan kami Bambang Widjojanto dilepaskan," kata Busro kepada para aktivis anti korupsi yang memadati depan Gedung KPK, Jumat (23/1). Busro mengatakan hal tersebut, didampingi Ketua KPK Abraham Samad dan sejumlah pimpinan KPK. 

Abraham sendiri mengatakan terimakasih kepada aktivis anti korupsi yang telah memberikan dukungan kepada KPK dan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. "Kejadian ini merupakan upaya untuk mengkerdilkan upaya pemberantasan korupsi. Kita harus melawan aksi penzaliman," katanya seperti disiarkan lansung oleh Kompas TV.

Sementara itu Sosiolog dan juga tokoh masyarakat, Imam B Prasodjo mengajak masyarakat untuk menjaga gedung KPK. Sebab gedung KPK berisi banyak dokumen pemberantasan korupsi yang sangat penting. "Jangan sampai seorang pun membawa keluar dokumen dari gedung ini," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×