kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.127   30,00   0,17%
  • IDX 5.388   -51,73   -0,95%
  • KOMPAS100 697   -5,79   -0,82%
  • LQ45 542   -5,15   -0,94%
  • ISSI 184   -2,05   -1,10%
  • IDX30 303   -2,91   -0,95%
  • IDXHIDIV20 400   -3,70   -0,92%
  • IDX80 80   -0,61   -0,75%
  • IDXV30 111   -1,13   -1,01%
  • IDXQ30 101   -0,84   -0,83%

KPK telusuri 10 kepala daerah berrekening gendut


Kamis, 15 September 2016 / 11:49 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Komisi Pemberantasan Korupsi / KPK menegaskan siap menindaklanjuti mengenai 10 rekening gendut kepala daerah yang diserahkan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan / PPATK.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan tidak segan menjerat kepala daerah tersebut apabila sudah ditemukan dua alat bukti permulaan yang cukup rekening tersebut dari hasil tindak kejahatan korupsi.

"KPK selalu (mengambil) langkah lebih lanjut kalau ada dua alat bukti yang kuat. Begitu alat bukti kuat meski orang itu nggak datang, ya kita naikkan (ke penyidikan)," kata Agus di Jakarta, Kamis (15/9/2016).

Agus sendiri masih merahasiakan apakah dari sepuluh kepala daerah tersebut telah ditemukan dua alat bukti permulaan yang cukup. Menurut dia, itu akan diumumkan jika bukti-bukti sudah kuat. "Jangan diceritakan sekarang," tukas Agus.

Sebelumnya,  PPATK mengaku telah melaporkan 20 rekening gendut para kepala daerah. Wakil Ketua PPATK, Agus Santoso, mengatakan 10 rekening dilaporkan ke Kejaksaan Agung sementara 10 lainnya diserahkan ke KPK. "Baik level gubernur maupun bupati," kata Agus di DPR RI, beberapa waktu lalu.

(Eri Komar Sinaga)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×