CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.632   66,00   0,38%
  • IDX 6.511   -78,61   -1,19%
  • KOMPAS100 857   -9,79   -1,13%
  • LQ45 649   -7,32   -1,12%
  • ISSI 227   -3,59   -1,56%
  • IDX30 361   -4,06   -1,11%
  • IDXHIDIV20 449   -3,37   -0,75%
  • IDX80 98   -1,15   -1,17%
  • IDXV30 125   -1,26   -0,99%
  • IDXQ30 116   -1,32   -1,13%

KPK tangkap tangan peserta kongres PDIP di Bali


Jumat, 10 April 2015 / 06:04 WIB
ILUSTRASI. Diet tanpa gula adalah diet yang dilakukan dengan cara membatasi asupan gula. Kontan/Alri kemas


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Politisi PDI Perjuangan Eva Sundari membenarkan bahwa ada kadernya yang ditangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia mengatakan, kader tersebut berasal dari Maluku.

"Benar (kader PDI-P) dari Maluku," ujar Eva saat dihubungi, Jumat (10/4/2015) dini hari.

OTT dilakukan pada saat Kongres PDI-P di Bali dilakukan. Eva mengaku hanya satu kadernya yang ditangkap oleh KPK. Padahal, berdasarkan informasi yang dihimpun, objek tangkap tangan KPK di Kongres PDI-P lebih dari satu orang.

Saat dikonfirmasi, pimpinan sementara KPK Johan Budi tidak membenarkan mau pun membantah adanya operasi tangkap tangan tersebut.

"Nanti akan dijelaskan setelah semuanya," ujar Johan.

Namun, Johan enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai operasi tersebut. Hingga saat ini, belum ada pernyataam resmi dari pihak KPK terkait operasi tangkap tangan tersebut.

Menurut sumber Kompas.com, OTT dilakukan di sebuah hotel di Sanur, Bali. Disebutkan, OTT tersebut diduga menangkap seorang anggota Dewan, ada juga seorang perwakilan dari PN Jakarta Selatan.

Dalam OTT tersebut, diduga anggota Dewan itu berusaha menyuap anggota PN Jaksel sebesar 40.000 dollar AS. Direncanakan pada pagi ini para tersangka akan dibawa ke Jakarta. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×