kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.794   -1,00   -0,01%
  • IDX 8.045   -284,11   -3,41%
  • KOMPAS100 1.122   -43,20   -3,71%
  • LQ45 814   -19,09   -2,29%
  • ISSI 284   -13,54   -4,55%
  • IDX30 424   -6,01   -1,40%
  • IDXHIDIV20 508   -2,03   -0,40%
  • IDX80 125   -4,24   -3,28%
  • IDXV30 137   -1,88   -1,36%
  • IDXQ30 138   -0,93   -0,67%

KPK OTT lagi, kali ini membidik Kabupaten Cianjur


Rabu, 12 Desember 2018 / 15:02 WIB
KPK OTT lagi, kali ini membidik Kabupaten Cianjur
ILUSTRASI. ilustrasi penggeledahan KPK, OTT KPK


Reporter: Muhammad Afandi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini menyasar daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Terkait hal itu, Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif membenarkan operasi senyap lembaga antirasuah ini. Ia mengatakan operasi telah dilaksanakan sejak subuh dini hari dan masih berlangsung hingga saat ini.

“Sejak subuh hari ini (12/12) tim Penindakan KPK ditugaskan di Cianjur,” kata Laode lewat konfirmasi tertulisnya, Rabu (12/11).

Dalam operasi ini KPK mengamankan 6 orang dan kemudian dibawa ke kantor KPK untuk proses lebih lanjut.

Laode menambahkan, 6 orang yang diamankan itu terdiri dari Kepala Daerah, Kepala Dinas dan Kepala Bidang, dari unsur MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah), dan pihak lain.

Dugaan awalnya berdasarkan bukti yang ditemukan KPK bahwa telah terjadi transaksi suap terhadap Penyelenggara Negara. Penyerahan uang terkait dengan anggaran pendidikan di Cianjur.

“KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor ke Bupati,” ujar Laode.

Dari lokasi KPK turut mengamankan uang sekitar Rp 1,5 miliar. Uang inilah yang diduga dikumpulkan dari kepala sekolah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×