CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Kompolnas: Anggaran besar Polri rawan penyimpangan


Rabu, 11 Desember 2013 / 12:33 WIB
Promo Hypermart 26-28 Juli 2022 untuk belanja beli banyak lebih hemat di hyper diskon weekday terbaru sebelum memasuki akhir pekan.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Anggaran Polri untuk tahun 2014 nilainya cukup besar, yakni mencapai Rp 41,5 triliun. Besarnya anggaran Polri tersebut, tentu saja, perlu pengawasan yang ketat supaya tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaannya.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai, bahwa seluruh pos anggaran Polri rawan penyalahgunaan.

"Semua anggaran Polri rawan. Yang penting untuk mencegahnya harus ada pengawasan yang ketat penggunaan anggarannya," kata Komisioner Kompolnas Edi Saputra Hasibuan kepada wartawan, Rabu (11/12/2013).

Dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014, Polri mendapatkan anggaran khusus untuk pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu).

Selain itu, anggaran untuk seragam Polisi Wanita (Polwan) yang ingin mengenakan pakaian hijab pun akan dianggarkan pula dalam anggaran 2014.

"Saya kira tidak hanya (anggaran) Jilbab saja. Saya kira yang perlu kita awasi pasti pengadaan sarana dan prasarana seluruhnya. Termasuk lelangnya yang belum semuanya transparan. Namun, Ada Irwasum, Propam dan Kompolnas akan mengawasinya," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×