kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kompolnas: Anggaran besar Polri rawan penyimpangan


Rabu, 11 Desember 2013 / 12:33 WIB
Promo Hypermart 26-28 Juli 2022 untuk belanja beli banyak lebih hemat di hyper diskon weekday terbaru sebelum memasuki akhir pekan.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Anggaran Polri untuk tahun 2014 nilainya cukup besar, yakni mencapai Rp 41,5 triliun. Besarnya anggaran Polri tersebut, tentu saja, perlu pengawasan yang ketat supaya tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaannya.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai, bahwa seluruh pos anggaran Polri rawan penyalahgunaan.

"Semua anggaran Polri rawan. Yang penting untuk mencegahnya harus ada pengawasan yang ketat penggunaan anggarannya," kata Komisioner Kompolnas Edi Saputra Hasibuan kepada wartawan, Rabu (11/12/2013).

Dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014, Polri mendapatkan anggaran khusus untuk pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu).

Selain itu, anggaran untuk seragam Polisi Wanita (Polwan) yang ingin mengenakan pakaian hijab pun akan dianggarkan pula dalam anggaran 2014.

"Saya kira tidak hanya (anggaran) Jilbab saja. Saya kira yang perlu kita awasi pasti pengadaan sarana dan prasarana seluruhnya. Termasuk lelangnya yang belum semuanya transparan. Namun, Ada Irwasum, Propam dan Kompolnas akan mengawasinya," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×