kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kompolnas: Anggaran besar Polri rawan penyimpangan


Rabu, 11 Desember 2013 / 12:33 WIB
Promo Hypermart 26-28 Juli 2022 untuk belanja beli banyak lebih hemat di hyper diskon weekday terbaru sebelum memasuki akhir pekan.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Anggaran Polri untuk tahun 2014 nilainya cukup besar, yakni mencapai Rp 41,5 triliun. Besarnya anggaran Polri tersebut, tentu saja, perlu pengawasan yang ketat supaya tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaannya.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai, bahwa seluruh pos anggaran Polri rawan penyalahgunaan.

"Semua anggaran Polri rawan. Yang penting untuk mencegahnya harus ada pengawasan yang ketat penggunaan anggarannya," kata Komisioner Kompolnas Edi Saputra Hasibuan kepada wartawan, Rabu (11/12/2013).

Dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014, Polri mendapatkan anggaran khusus untuk pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu).

Selain itu, anggaran untuk seragam Polisi Wanita (Polwan) yang ingin mengenakan pakaian hijab pun akan dianggarkan pula dalam anggaran 2014.

"Saya kira tidak hanya (anggaran) Jilbab saja. Saya kira yang perlu kita awasi pasti pengadaan sarana dan prasarana seluruhnya. Termasuk lelangnya yang belum semuanya transparan. Namun, Ada Irwasum, Propam dan Kompolnas akan mengawasinya," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×