kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45700,06   2,33   0.33%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM 0.36%
  • RD.CAMPURAN 0.15%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.14%

Komisi I setuju pemerintah terima hibah 14 unit drone dari AS, ini penjelasannya


Kamis, 27 Februari 2020 / 05:15 WIB
Komisi I setuju pemerintah terima hibah 14 unit drone dari AS, ini penjelasannya
ILUSTRASI. Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid. Tribunnews/Jeprima

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan, Komisi I menyetujui Kementerian Pertahanan untuk menerima 14 drone scan eagle UAV dan 3 unit helikopter Bell 412 dari Pemerintah Amerika Serikat.

"Jadi hari ini kita memberikan persetujuan kepada pemerintah dalam hal ini kementerian pertahanan, dalam pemberian hibah dari Amerika Serikat, dalam bentuk scan eagle UAV 14 unit, kemudian 412 helikopter equipment ada 3 unit," kata Meutya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Kendati demikian, Meutya memberikan catatan kepada pemerintah atas penerimaan hibah tersebut. Ia meminta pemerintah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Baca Juga: Amerika Serikat hibahkan drone ke Indonesia, Moeldoko bantah ada imbal balik

"Tentu barangnya diperiksa dulu, kelayakannya diperiksa dulu, kemudian juga misalnya alat deteksi dan lain-lain harus dibersihkan terlebih dahulu dari hibah tersebut," ujar dia.

Lebih lanjut, Meutya mengatakan, pemberian hibah dari Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia adalah hal yang wajar. Sebab, kedua negara menjalin kerja sama dalam bidang pertahanan.

Oleh karenanya, ia meminta publik tidak mencurigai pemberian hibah tersebut. "Jadi tidak ada perlu kecurigaan yang berlebihan juga, tetapi kehati-hatian perlu. Jadi kita enggak usah berpikir dari sekarang, 'Aduh nanti kalau barangnya bagaimana?' Saya rasa itu tidak strategis, saya rasa kita ambil positifnya dengan prinsip kehati-hatian," ucap dia.

Baca Juga: Hore, Kemenhan dapat hibah drone dan upgrade helikopter dari Amerika Serikat

Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, 14 unit drone scan eagle dan 3 unit helikopter Bell 412 dari Pemerintah Amerika Serikat guna memperkuat alutsista TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Trenggono mengatakan, Kementerian Pertahanan sudah membentuk tim pengkaji untuk melakukan penilaian, apakah hibah alutsista yang diberikan Amerika Serikat layak diterima atau tidak. "Dari kajian tersebut, Kemhan memutuskan untuk menerima program hibah dimaksud," kata Trenggono dalam keterangan tertulis, Rabu (26/2/2020).

Trenggono mengatakan, drone scan eagle dibutuhkan TNI AL untuk meningkatkan kemampuan patroli maritim serta integrasi ISR (intelijen, pengawasan, dan pengintaian).

Baca Juga: Keren! TNI AU sukses upgrade F-16 menjadi secanggih pesawat tempur terbaru

Sementara itu, menurut Trenggono, helikopter Bell 412 dibutuhkan TNI AL untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan meningkatkan kemampuan pertahanan negara.
"Nantinya drone scan eagle ini akan digunakan oleh TNI AL untuk kepentingan khusus," ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Komisi I Setuju Pemerintah Terima Hibah 14 Unit Drone Scan Eagle dari Amerika Serikat"
Penulis : Haryanti Puspa Sari
Editor : Icha Rastika

 




TERBARU
Terpopuler

Close [X]
×