kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Kian Menggerus Fiskal, Banggar Desak Pemerintah Siapkan Peta Jalan Mitigasi Utang


Kamis, 27 Agustus 2026 / 19:32 WIB
Kian Menggerus Fiskal, Banggar Desak Pemerintah Siapkan Peta Jalan Mitigasi Utang
Raker Banggar DPR bersama Kemenkeu. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mendesak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segera menyiapkan peta jalan mitigasi utang pemerintah. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

Selain persoalan utang, Said juga meminta pemerintah memperjelas arah orkestrasi kebijakan moneter di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Ia menilai asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2027 sebesar Rp17.500 per dolar AS masih realistis. Namun, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) dinilai perlu memiliki arah kebijakan yang jelas dalam merespons perubahan ekonomi global. 

Said mencontohkan China yang cenderung menjaga daya saing ekspornya melalui nilai tukar yuan, sementara Amerika Serikat (AS) mempertahankan dolar yang kuat sebagai salah satu instrumen untuk membantu mengendalikan inflasi.

Menurutnya, Indonesia perlu menentukan prioritas kebijakan, apakah lebih menitikberatkan pada penguatan daya saing ekspor melalui nilai tukar atau menjaga stabilitas inflasi, terutama untuk komoditas pangan dan energi yang masih bergantung pada impor.

Baca Juga: Banggar DPR Desak Menkeu Segera Lapor Profil Utang Pemerintah

"Dalam kondisi dunia yang tidak menentu dan keterbatasan fiskal, harus ada narasi yang memandu arah kebijakan moneter ke depan agar secara teknis dapat dijalankan oleh Bank Indonesia," kata Said.

Dengan demikian, tantangan fiskal pada 2027 tidak hanya berkaitan dengan kemampuan pemerintah membiayai belanja negara, tetapi juga bagaimana menjaga agar beban utang tidak semakin menggerus ruang fiskal pada tahun-tahun berikutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×