kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ketua KPK: Inneke Koesherawati ikut 'cawe-cawe'


Senin, 23 Juli 2018 / 21:04 WIB
Ketua KPK: Inneke Koesherawati ikut 'cawe-cawe'
Inneke Koesherawati usai diperiksa KPK


Reporter: Andi M Arief | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Inneke Koesherawati, istri tersangka dan juga narapidana Fahmi Darmawansyah memiliki andil dalam kasus suap jual-beli sel di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin.

Sebelumnya, KPK telah menyita barang bukti uang tunai senilai Rp 279 juta dan US$ 1.140, serta dua unit mobil, yakni satu unit Mitsubishi Triton Exceed berwarna hitam dan satu unit Mitsubishi Pajero Sport Dakar berwarna hitam.

"Tapi yang jelas, antara lain pemesanan mobil itu, dia ikut cawe-cawe (menangani). Nanti masih kita dalami," tukas Agus Rahardjo, Ketua KPK seusai peringatan Hari Adhyaksa di Kejaksaan Agung, Senin (23/7).

Agus menduga, Inneke memiliki andil dalam pemesanan mobil yang dilakukan oleh suaminya. Fahmi kemudian memberikan mobil tersebut kepada Wahid sebagai pembayaran fasilitas yang ia terima di dalam penjara.

Sebelumnya, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Yang dilakukan KPK, penyidik KPK menjaring Kepala LP Sukamiskin, Wahid Husen, Staf Kepala LP Sukamiskin, Hendry Saputra, suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah, dan napi pendamping, Andri Rahmat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×