kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Ketua DPR minta pemerintah atasi pelemahan rupiah


Selasa, 20 Agustus 2013 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Konsumen melakukan transaksi menggunakan kartu kredit BRI di kasir gerai ritel modern, Tangerang Selatan, Minggu (20/6/2021). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua DPR, Marzuki Alie, meminta pemerintah agar segera melakukan usaha khusus untuk mengatasi pelemahan rupiah. Pernyataan ini disampaikan Marzuki kepada KONTAN, di Gedung Parlemen, Selasa, (20/8).

Menurut Marzuki, pelemahan nilai tukar rupiah tidak bisa diatasi hanya dengan membuat pernyataan-pernyataan positif. "Jangan lagi pemerintah membuat pernyataan kondisi pelemahan Indonesia masih lebih baik dari negara lain," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat tersebut.

Dia juga mengingatkan kepada pemerintah bahwa jika pelemahan rupiah terus dibiarkan, dampaknya akan luar biasa bagi ekonomi Indonesia. Banyak perusahaan yang bergantung pada bahan baku dari impor akan mengalami masalah melonjaknya biaya produksi.

Marzuki mengakui, ada sektor tertentu yang bergantung pada ekspor mengalami keuntungan dari kondisi ini. "Tapi faktanya, ekspor kita lebih kecil dari impor kita sehingga neraca pembayaran kita defisit," katanya.

Marzuki menambahkan, jika gangguan industri ini terus membesar, maka kondisi ekonomi Indonesia akan meleset dibandingkan proyeksi yang digambarkan dalam RAPBN tahun 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×