kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ketua DPR minta pemerintah atasi pelemahan rupiah


Selasa, 20 Agustus 2013 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Konsumen melakukan transaksi menggunakan kartu kredit BRI di kasir gerai ritel modern, Tangerang Selatan, Minggu (20/6/2021). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua DPR, Marzuki Alie, meminta pemerintah agar segera melakukan usaha khusus untuk mengatasi pelemahan rupiah. Pernyataan ini disampaikan Marzuki kepada KONTAN, di Gedung Parlemen, Selasa, (20/8).

Menurut Marzuki, pelemahan nilai tukar rupiah tidak bisa diatasi hanya dengan membuat pernyataan-pernyataan positif. "Jangan lagi pemerintah membuat pernyataan kondisi pelemahan Indonesia masih lebih baik dari negara lain," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat tersebut.

Dia juga mengingatkan kepada pemerintah bahwa jika pelemahan rupiah terus dibiarkan, dampaknya akan luar biasa bagi ekonomi Indonesia. Banyak perusahaan yang bergantung pada bahan baku dari impor akan mengalami masalah melonjaknya biaya produksi.

Marzuki mengakui, ada sektor tertentu yang bergantung pada ekspor mengalami keuntungan dari kondisi ini. "Tapi faktanya, ekspor kita lebih kecil dari impor kita sehingga neraca pembayaran kita defisit," katanya.

Marzuki menambahkan, jika gangguan industri ini terus membesar, maka kondisi ekonomi Indonesia akan meleset dibandingkan proyeksi yang digambarkan dalam RAPBN tahun 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×