kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ketua DPR: Malaysia tak pernah klaim Tor-Tor


Senin, 18 Juni 2012 / 16:49 WIB
Ketua DPR: Malaysia tak pernah klaim Tor-Tor
ILUSTRASI. Menteri ESDM Arifin Tasrif


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, Malaysia tidak pernah mengklaim tarian Tor-Tor dan alat musik Gordang Sambilan sebagai budaya miliknya. Dia beralasan,tarian dan alat itu dipertunjukkan karena banyak orang Indonesia yang kini menjadi warga negara Malaysia. Alhasil, dia bilang, warga Malaysia juga mengenal tarian dari suku Batak Mandailing tersebut.

"Saya pernah berdiskusi dengan pejabat tinggi Malaysia bahwa mereka tidak pernah mengakui bahwa budaya tersebut asli Malaysia, tapi budaya itu adalah budaya sebagian masyarakat atau warga negara Malaysia," tutur Marzuki melalui pesan singkat kepada media pada, Senin (18/6).

Karena itu, dia meminta masyarakat melihat akar masalahnya. Menurutnya, penyebaran budaya termasuk tarian tersebut karena masyarakat etnis Indonesia yang tersebar di Malaysia terus mempertahankan budaya yang telah dikenal sejak dulu.

Kemudian, lanjut Marzuki, budaya tersebut tetap dikembangkan di tempat baru etnis masyarakat Indonesia itu berada. Ke depannya, Marzuki berharap masyarakat Indonesia mempertahankan budaya sebagai warisan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×