kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ketinggian air sungai di Jakarta kembali normal


Jumat, 25 Januari 2013 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Garis cahaya terlihat saat sistem anti-rudal Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza menuju Israel, seperti yang terlihat dari Ashkelon, Israel, 10 Mei.


Reporter: Dea Chadiza Syafina |

JAKARTA. Tinggi muka air sungai-sungai di wilayah Jakarta pada Kamis (24/1) pukul 18.00 WIB dalam kondisi aman. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebut, seluruh permukaan air sungai di Jakarta berada pada posisi Siaga IV atau normal.

Meski begitu, menurut Sutopo, pemantauan akan tinggi muka air sungai di wilayah Jakarta terus dilakukan dan disampaikan kepada masyarakat.

Berikut tinggi air muka sungai di wilayah Jakarta:

Angke Hulu 120 cm/T (siaga IV);
Pesanggrahan 85 cm/MT (siaga IV);
Krukut Hulu 60 cm/MT (siaga IV);
Katulampa 60 cm/MT (siaga IV);
Depok 145 cm/MT (siaga IV);
Manggarai 700 cm/T (siaga IV);
Cipinang Hulu 75 cm/M (siaga IV);
Sunter Hulu 50 cm/M (siaga  IV);
Karet 420 cm/MT (siaga IV),
Pulogadung 365 cm/M (siaga IV),
Pasar Ikan 125 cm/T (siaga IV)

Sementara daerah Pluit, Penjaringan dan Muara Baru masih terendam banjir kurang dari 1 meter. Ini disebabkan pengaruh rob akibat air laut pasang yang mencapai 0,94 meter. "Pompa di Waduk Pluit sebagian sudah berfungsi," kata Sutopo pada Kamis (24/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×