kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.926   26,00   0,15%
  • IDX 6.342   2,33   0,04%
  • KOMPAS100 838   -0,83   -0,10%
  • LQ45 634   -2,73   -0,43%
  • ISSI 218   -0,28   -0,13%
  • IDX30 357   -1,56   -0,44%
  • IDXHIDIV20 442   -1,75   -0,40%
  • IDX80 95   -0,39   -0,40%
  • IDXV30 119   0,30   0,26%
  • IDXQ30 114   -0,62   -0,54%

Kenaikan tarif listrik 10% sumbang inflasi sebesar 0,2%


Senin, 22 Agustus 2011 / 12:14 WIB
ILUSTRASI. Baru beredar, brosur promo KJSM Hari Hari 5 November, beli 1 gratis 1. KONTAN/Baihaki/25/5/2020


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) bakal mendorong laju inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan, kenaikan TDL sebesar 10% akan menyumbang inflasi sebesar 0,2%.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, sumbangan inflasi sebesar 0,2% itu terjadi jika kenaikan tarif setrum sebesar 10% itu berlaku bagi seluruh pelanggan PLN. "Bila kelas 1300 watt ke bawah tidak kena, itu segmen konsumen paling besar tentu pengaruhnya akan kecil," jelasnya, Senin (22/8).

Pemerintah sudah mengumumkan kenaikan tarif listrik pada tahun depan. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan keputusan untuk menaikan TDL sebesar 10% dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan PLN memperbesar cakupan kapasitas produksi listriknya. Pasalnya sejauh ini elektrifikasi baru sekitar 60%.

Meski demikian, Hatta berjanji kenaikan TDL ini tidak berlaku untuk konsumen yang memiliki daya 1300 watt. Rencananya kenaikan TDL ini bakal diajukan pemerintah ke DPR untuk dibahas pada April tahun 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×